BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label lintas daerah batola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lintas daerah batola. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 September 2023

Tiang Listrik Tikungan Maut Jalan Poros Kelurahan Berangas Telan Korban Jiwa

ALALAK- Tiang listrik di tikungan jalan poros Kelurahan Berangas, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala sudah beberapa kali menjatuhkan korban, bahkan pada Kamis (14/9) menelan korban jiwa karena tertabrak tiang listrik tersebut.

Lurah Berangas, Suriani saat dikonfirmasi awak media ini, Senin (18/9) membenarkan atas peristiwa tersebut.

"Iya benar, dan korban yang meninggal karena tertabrak tiang listrik tersebut adalah warga Tamban yang bersekolah disini," ujar Suriani.

Suriani menuturkan, bahwa masyarakat yang jatuh akibat tiang listrik itu rata-rata bukan masyarakat setempat, melainkan dari luar daerah.

Suriani menyebut, bahwa pihaknya sudah mengajukan ke pihak PLN setempat agar segera menangani tiang listrik yang miring ke jalan tersebut. Dengan harapan agar tidak terjadi lagi korban berikutnya.

"Mestinya ini menjadi perhatian serius bagi instansi terkait, karena sudah seringnya terjadi kecelakaan bahkan menelan korban jiwa," sebutnya.

Suriani menghimbau kepada masyarakat yang melintas di jalan tersebut agar mengurangi kecepatannya.

"Dan berhati-hati saat melintasi jalan tersebut guna menghindari kejadian serupa," demikian Suriani. (hru/jp).

Jumat, 02 Juni 2023

Kades dan Ketua BPD Kecamatan Alalak Kunker Ke Desa Darmaga

BANDUNG- Kades dan Ketua BPD se Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat terkait studi tiru tentang penetapan dan penegasan batas desa, sebagai bahan acuan bagi desa yang ada di Kecamatan Alalak dalam melaksanakan penetapan dan penegasan batas desanya masing-masing.

Camat Alalak, Muhammad Sya’rawi, S.STP sekaligus ketua rombongan dalam pelaksanaan kunker ke Desa Darmaga mengatakan, dari 15 Desa yang ada di Kecamatan Alalak, 14 desa terdiri dari 28 orang yang ikut kunker ini, dan satu desanya ada berhalangan.

Ia menjelaskan, bahwa kunker ini terkait penetapan dan penegasan batas desa, yang mana sebelumnya juga sudah dilaksanakan workshop selama 2 hari dari tanggal 25 dan 26 mei di Hotel Nassa Banjarmasin.

"Dari 15 Desa dan 3 Kelurahan, baru ada 5 desa yang sudah menyelesaikan penetapan dan penegasan batas desa, ada 10 desa dan 3 kelurahan yang masih belum, rencana habis selesai kunker ke Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang ini akan dibahas penyelesaiannya di Aula Kecamatan Alalak, sehingga studi tiru ini akan menjadi bahan acuan kita semua dalam melangkah dan mengambil keputusan tentang penetapan dan penegasan batas desa kita masing-masing,” kata Camat Alalak, Rabu (31/5).
Sehingga, kata Camat, tujuan kunker ini adalah bagaimana trik-trik dan langkah-langkah dari Desa Darmaga dalam menyelesaikan penetapan dan penegasan batas desa.

"Dan nantinya kami pun tidak salah melangkah karena ada acuan sebagai dasar kami dalam menetapkan batas desa sesuai dengan aturan dan ketentuan yang di sepakati," katanya lagi.

Sya’rawi menjelaskan, untuk masing-masing desa hanya 2 orang yang berangkat yaitu Kades dan Ketua BPD, yang mana mereka adalah tim dari penegasan dan penetapan batas desa.

"Memang setiap tahun kami selalu memprogramkan untuk kunker atau studi tiru ke daerah luar Kalimantan dalam rangka membuka wawasan. Dengan tujuan agar pemerintahan desa maupun kelembagaan desa bisa melihat dan berdiskusi langsung ke wilayah desa yang sudah berkembang dan maju, sehingga menjadi bahan ajuan bagi desa untuk lebih memajukan potensi pembangunan yang ada di desanya masing-masing," jelasnya.
Camat Sya’rawi juga sangat mengapresasi keberhasilan Desa Darmaga, karena merupakan desa tercepat dalam menyelesaikan pelunasan PBB selama 14 tahun berturut-turut.

"Hal ini salah satu menjadi acuan dan masukan bagi kami, karena selama ini Kecamatan Alalak mempunyai target pelunasan PBB yang sangat besar kurang lebih Rp2 miliar, namun masih ada kendala yang di hadapi masing-masing desa, sehingga target itu belum tercapai," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kades Darmaga Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sukmana Efendi menyambut baik kunjungan kerja Kades serta Ketua BPD dan Camat Alalak yang langsung memimpin rombongan kunker tersebut ke Desa Darmaga.

"Ini merupakan suatu penghargaan bagi kami, karena teman-teman kades jauh-jauh dari Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan untuk menjalin tali silaturahmi dan juga sharing terkait tentang potensi dan kemajuan desa masing-masing," ujarnya.

Kades 3 periode ini juga menjelaskan, untuk luas wilayah 200,48 hektar dengan jumlah penduduk sebanyak 3.919 jiwa, terbagi menjadi 15 rukun tetangga dan 4 rukun warga.

"Untuk penyelesaian tata batas Desa Darmaga ini pada tahun 2020 lalu, dan wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Desa Darmaga kita pasang patok-patok batas, sehingga bisa kita selesaikan dengan musyawarah bersama dengan pihak tim Desa serta Kecamatan dan Kabupaten,” terangnya.
Sementara itu, Kades Pulau Sugara, Arapik menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan waktu dan penyambutan yang diberikan oleh Pemerintahan Desa Darmaga kepada rombongan Kepala Desa serta Ketua BPD dan di pimpin Camat Alalak terkait dengan studi tiru tentang penetapan dan penegasan batas desa.

"Mudahan kunjungan kerja kami ini, sebagai bahan acuan dalam penetapan dan penegasan tata batas desa, sehingga nantinya dapat membuka wawasan dan pengetahuan kami tentang kemajuan desa yang ada di luar Kalimantan, dan hasil studi tiru ini dapat di kembangkan di desa kami masing-masing,” harapnya.

Diakhir kunjungan kerja, Kades Darmaga Sukmana Efendi menyerahkan Cinderamata kepada Camat Alalak, Muhammad Sya’rawi, S.STP, dan Ketua PKK Desa Darmaga juga menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Kades Pulau Suwangi, Syarifah Sopiah, dan juga sebaliknya Camat Alalak serahkan cinderamata khas Kalsel kain sasirangan kepada Kades Darmaga. (zi/jp).

Rabu, 10 Mei 2023

Konsultan Perwakilan Dinas Perkim Kalsel Lakukan Pendataan Ke Desa Belandean


Alalak- Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Barito Kuala khususnya Desa Belandean Kecamatan Alalak akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah terdampak bencana, hal ini di katakan Arman konsultan dari CV Kula Banua perwakilan dari Dinas Perkim Provinsi Kalimantan Selatan, kami di tugaskan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan rumah terdampak bencana, Rabu (03/05) belum lama tadi.

“Sebelum kami turun ke Desa Belandean, kami juga turun melakukan pendata dan validasi langsung kelapangan yaitu ke Desa Tanjung Harapan terkait tugas kami hanya melakukan pendataan rumah terdampak bencana,” ucapnya.


Masih menurut Arman, untuk Desa Belandean kami sudah melakukan pendataan sebanyak kurang lebih 30 KK yang tersebar di beberapa RT, untuk kriteria yang di nilai adalah kerusakan rumah 70 persen, setelah itu baru yang 50 persen, namun kami hanya mendata, dokumentasi foto rumah dan validasi data setelah selesai akan kami serahkan ke Dinas Perkim Provinsi Kalsel untuk penilaian selanjutnya, jelasnya.

Selain itu Kades Belandean Elly Rahmah mengucapkan terima kasih kepada para Konsultan CV Kula Banua perwakilan dari Dinas Perkim Provinsi Kalsel, atas kesediaan waktu mereka untuk turun langsung ke lapangan melakukan pendataan dan validasi ke rumah warga.


“Mudah-mudahan Desa Belandean banyak mendapatkan bantuan perbaikan rumah terdampak bencana, karena pada Januari 2021 telah lalu warga desa kami banyak di landa musibah banjir yang meakibatkan rumah warga banyak tergenang air, sawah pertanian warga banyak yang gagal panen akibat dampak musibah banjir tersebut,” ungkap Kades perempuan pertama Belandean.

Elly juga menjelaskan tentang warganya yang terdampak banjir yang terjadi di awal januari 2021 telah lalu, ada sebanyak 58 kk warga desa kami mendapatkan bantuan dana stimulus dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk rumah kerusakan ringan mendapatkan bantuan senilai Rp. 10 juta sedangkan katagore kerusakan sedang 25 juta, namun warga kami masuk kriteria kerusakan ringan dengan nilai bantuan sebesar Rp.10 juta, pungkasnya. (ali/jp)

Sabtu, 04 Februari 2023

ATR BPN Batola Ikuti Pemasangan Serentak Patok Anti Cekcok

MARABAHAN- Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional secara serentak laksanakan pasang patok batas tanah, Jumat (3/2).

Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) sebanyak 1 juta patok batas bidang tanah dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Salah satunya di wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan GEMAPATAS 2023 kali ini bertempat di ECO PARK Kecamatan Jejangkit. Dimana tujuan dipilihnya tempat tersebut sekaligus mempromosikan tempat wisata yang ada di Batola.
Syamsu wijaya selaku Plt. Kepala BPN Batola menjelaskan, bahwa Pemasangan Patok batas tanah secara serentak di seluruh indonesia kali ini, sebenar sudah dilakukan beberapa hari lalu di wilayah Batola, supaya pada puncak acara semua sudah selesai terpasang.

"Dengan selesai pemasangan patok batas tanah, maka mendapat penghargaan rekor mury," ujarnya.

Syamsu menyebut, bahwa di Batola mendapat 1.000 patok yang tersebar di dua desa dan kecamatan berbeda. Yaitu Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit dan Desa Karya Indah, Kecamatan Tabukan.

"400 patok di Jejangkit Muara dan 600 patok di Karya Indah," demikian Syamsu. (hru/jp).

Jumat, 03 Februari 2023

Kapolres Barito Kuala Didampingi Ketua Bhayangkari Kunker Ke Polsek Tabukan

MARABAHAN- Kapolres Barito Kuala, AKBP Diaz Sasongko, S.I.K, M.H didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala melakukan kunjungan kerja ke Polsek Tabukan, Kamis (3/2).

Turut mendampingi Kapolres AKBP Diaz Sasongko, Kasat Reskrim Polres Batola, AKP Malik Setiawan, S.I.K, Kasat PolAir Polres Batola, AKP Ardo Widiawan, S.I.K, Kabag Log Polres Batola, AKP Gunadi Budiono, Kasat Lantas Polres Batola, IPTU Royke Noldy Darean, S.Tr.K., S.I.K, Kasat Tahti Polres Batola, IPDA Nyoman Adi Kamar, dan staf Polres Barito Kuala.

Kapolres Barito Kuala, AKBP Diaz Sasongko, S.I.K, M.H melalui Kasi Humas AKP Abdul Malik mengatakan, bahwa kunker kapolres itu dalam rangka tatap muka serta pengecekan ruang tahanan, pengecekan senpi, dan ranmor dinas Polsek Tabukan.

Ditempat yang sama, Kapolsek Tabukan, IPTU Pesta Napitupulu menyebut, dalam kunjungan kerja dan tatap muka Bapak Kapolres kali ini dilaksanakan dengan Camat Tabukan, Abdi Maulana S.TTP, M.Si, Babinsa Koramil 1005 02 Kuripan, Serda Muliyadi, tokoh agama, H Abdul Wahab dan H Abdul Wahab, serta tokoh masyarakat Pansyah. 

"Bapak Kapolres Batola meminta agar selalu bersinergi dan menjalin komunikasi dengan masyarakat," kata kapolsek.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala, Ny. Dyah Diaz Sasongko beserta anggota Pengurus Cabang Barito Kuala, Ibu Ketua Ranting Tabukan, Ny. Remi Pesta beserta anggota pengurus ranting Bhayangkari Tabukan juga menggelar tatap muka.

Selain itu, juga dilaksanakan pengecekan administrasi, dan struktur organisasi serta Ketua Bhayangkari Cabang Batola berpesan agar bijak dalam bermedsos.

Sedangkan Kasat Tahti Polres Batola, IPDA Nyoman Adi Kamar melakukan pengecekan ruang tahanan di Mapolsek Tabukan.

Kasat Tahti menyampaikan meskipun Polsek Tabukan termasuk dalam Harkamtibmas, untuk tetap memperhatikan kebersihan dan mempersiapkan ruang tahanan.

Kabag Log Polres Batola, AKP Gunadi Budiono melakukan pengecekan senpi dan ranmor dinas di Mapolsek Tabukan.

Kabag Log berpesan agar memperhatikan mengenai penyimpanan senpi, serta menjaga dan merawat ranmor dinas yang telah diserahterimakan.

Dalam kesempatan kunker tersebut, Kapolres Barito Kuala dan Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala juga memberikan bantuan kepada Jamiah (60) dan Siti Aisyah warga Desa Tabukan Raya RT 006 yang menderita sakit menahun atau lumpuh. (hru/jp).


Kamis, 26 Januari 2023

603 Anggota PPS Se-Batola Dilantik

MARABAHAN- Sebanyak 603 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Barito Kuala, dilantik dan diambil sumpahnya. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Marabahan Batola, Jalan KTM Kelurahan Ulu benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (24/1).
 
Ketua KPU Kabupaten Barito Kuala, Rusdiansyah secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 603 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Barito Kuala. Pengambilan sumpah janji anggota PPS sesuai dengan agama Islam dan agama Hindu yang dipeluk anggota PPS se-Kabupaten Barito Kuala.
 
Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota PPS tersebut dihadiri Pj Bupati Batola, Mujiyat, pihak TNI, Polri serta Forum kordinasi pimpinan daerah Kabupaten Batola, serta Camat Se Kabupaten Batola, dan pihak Parpol yang akan mengikuti kontestan politik pada 2024 nanti.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatangan berita acara oleh perwakilan PPS serta Ketua KPU dan pembacaan pakta integritas PPS untuk bertekad melaksanakan Pemilu 2024 secara luber di tingkat desa dan kelurahan secara transpormasi dan bertanggung jawab.
Usai penandatangan pakta integritas dilanjutkan dengan apel kesiapan menyukseskan pemilu 2024 di Kabupaten Barito Kuala.

Penjabat Bupati Barito Kuala, Mujiyat. S.Sn, M.Pd meminta kepada anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk benar-benar mempelajari secara baik dan benar seluruh tugas, fungsi dan kewenangan dalam menjalankan tugasnya.

"Saya juga meminta kepada anggota PPS yang baru dilantik untuk bekerja dengan sungguh- sungguh, jujur dan ikhlas dalam mengemban amanah," pinta Mujiyat, pada acara pelantikan 603 anggota PPS se-Kabupaten Barito Kuala.
 
Selain itu, Mujiyat juga meminta, kepada anggota PPS untuk membangun dan membina komunikasi serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tahapan pemilihan umum (pemilu) di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Barito Kuala.

"Bekerjalah secara profesional dan proporsional dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, demi terciptanya kualitas penyelenggaraan pemilu pada tahun 2024 nantinya," pintanya.
Mujiyat menyebutkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor: 15/2011, tentang Penyelenggaran Pemilu menyatakan, bahwa Panitia Pemungutan Suara (PPS) dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota untuk melaksanakan pemilu di tingkat desa dan kelurahan.

"PPS beranggotakan tiga orang berasal dari masyarakat yang telah memenuhi syarat sesuai dengan undang-undang," sebutnya.
 
Mujiyat berharap, kepada seluruh komponen terkait dalam penyelenggaraan pemilu, baik KPUD, Panwaslu, partai politik dan Panwascam.

"Agar mampu membangun profesionalitas, integritas, kapabilitas dan akuntabilitas sesuai standar yang ditetapkan undang-undang," demikian Mujiyat. (ant/lim/jp).

Minggu, 11 Desember 2022

Disdik Batola Laksanakan Formasi 663 PPPK Tenaga Pengajar


MARABAHAN- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala. Sumarji SP.d. M.AP ketika ditemui awak media diruang kerjanya mengatakan tahun 2022 ini, kita Batola dapat formasi untuk guru yaitu perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk kuota yang tersedia mengacu pada sisa 2021 lalu, yakni sebanyak 663 guru dari kuota keseluruhan sebesar 1.222 orang. 

Sumarji, juga menyampaikan untuk 663 kuota yang tersedia, akan ada tahap pertama bagi peserta yang telah lulus passing grade pada seleksi lalu. 

"Jadi bagi mereka yang lulus passing grade tahun lalu namun tidak ada tempat, akan ditempatkan ke sekolah yang memerlukan di tahun ini," ucap Sumarji, Senin (05/12) belum lama tadi. 

Ia juga menjelaskan ada sekitar 33 orang yang telah lulus passing grade namun tidak ada tempat, atau ditempati peserta lain. 

“Berkenaan dengan itu, jika tidak ada tempat atau sekolah di Batola yang kosong tahun ini, maka peserta tersebut diberi pilihan untuk mengambil penempatan di luar daerah,”katanya. 

Kadisdik pun menyampaikan, untuk perekrutan PPPK 2022 ini juga ada 51 kuota guru TK, yang mana tidak dilaksanakan pada tahun 2021 lalu. 

Dia juga menambahkan untuk Kabupaten Barito Kuala jumlah tenaga pengajar kurang lebih sekitar 2838, sedangkan untuk perekrutan PPPK yang kita laksankan belum lama tadi, kita hanya dapat kouta kurang lebih 663 tenaga pengajar yang mengikuti test belum lama tadi.

“Seandainya tenaga pengajar kita setiap tahunnya tidak ada yang purna tugas, maka kouta tenaga pengajar kita masih bisa terpenuhi, karena kalu kita lihat date base di dinas pendidikan Kabupaten Barito Kuala, setiap tahunnya kurang lebih 130 tenaga pengajar yang purna tugas,”ungkapnya.

Kita juga berharap, dengan adanya perekrutan PPPK ini, bisa lebih fokus dalam peningkatan SDM para pengajar dan menciptakan guru yang berkualitas dalam mengajar, sehingga bisa berdaya saing, unggul dan mampu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap anak didik yang dimiliki masing-masing sekolah, harapnya.

Sumarji juga mengungkapkan terkait dengan pelaksanaan PPPK yang sudah dilaksanakan, progresnya secara professional dan bertanggung jawab, sehingga secara tidak langsung seorang tenaga pengajar memiliki bobot serta kualitas dan sumber daya manusia yang handal, pungkasnya.(her/lim/jp)

Rabu, 19 Oktober 2022

Kades Tatah Mesjid Minta Perhatian Pemda Agar Jalan Menuju Akses Sekolah Dapat Perhatian

Kondisi TK Anggrek saat hujan dan air naik pasang

BATOLA - Hujan deras dan Air sungai naik  pasang membuat halaman serta jalan akses menuju TK anggrek dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tatah Masjid, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala, tergenang air, Rabu (19/10/2022).

Dari pantauan wartawan Jurnalispost.Online dilapangan saat hujan deras di pagi hari dan air naik pasang, sehingga terjadi genangan air di halaman TK anggrek dan SDN 1 Tatah Masjid, namun aktifitas para guru dan murid pun dalam menjalankan proses belajar dan mengajar tetap berjalan.

Salah satu guru Siti Sarah ketika ditemui Jurnalispost.Online mengatakan  begini lah kondisi sekolahnya, setiap turun hujan pasti banjir, apa lagi saat air laut naik pasang, kondisi jalan dan halaman sekolah pun ikut tergenang hingga tinggi lutut anak-anak.

“Kami pun tidak bisa berbuat banyak sebab kondisi halaman sekolah berada lebih rendah dari badan jalan, sehingga sangat berpotensi tergenang air kalu hujan deras dan air naik pasang, kondisi tersebut mengganggu kegiatan belajar  dan mengajar, apalagi pas saat pelajaran olahraga, sehingga anak-anak terpaksa menggunakan halaman mesjid di depan sekolah untuk kegiatan tersebut,” ucapnya.

Para guru pun berharap adanya perhatian dari pihak pemerintah desa maupun pemerintah daerah, terkait perbaikan badan jalan dan halaman sekolah untuk di tingkatkan, harapnya.

Kades Tatah Mesjid H Meri Apriansyah

Sementara itu Kades Tatah Masjid H Meri Apriansyah menjelaskan kami dari pihak desa sudah dari kemarin mengajukan proposal ke Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala terkait halaman serta jalan menuju sekolah tersebut, namun sampai saat ini belum ada tanggapan ataupun respon.

Masih kata H Meri jalan menuju sekolah yang ada di RT 07 itu adalah akses penting untuk anak-anak bersekolah dalam menuntut ilmu, namun sampai saat ini belum ada realisasinya dari penerintah daeah. 

“Memang jalan tersebut sangat memprihatinkan terlihat kalau mau masuk sekolahan pasti melewati jalan itu, sehingga anak anak harus melepas sepatu dulu karena keadaan jalan becek,”ungkapnya.

Kades Meri Apriansyah berharap bisa secepatnya proposal yang kami ajukan bisa direalisasikan, karena saya bicara seperti ini sesuai dengan janji Ibu Bupati saat meresmikan TK kemarin, tegasnya

"Kalau bisa harus ada pembangunan secara jangka panjang, sehingga anak-anak tidak terganggu sekolahnya," pungkas H Meri. (nurul/jp)

Selasa, 05 Mei 2020

Pemkab Batola Anggarkan Rp 255 Juta Untuk Rehab Rumah Ibadah

MARABAHAN- Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala melalui bagian Kesra Setda Batola, pada tahun 2020 ini telah menganggarkan untuk rehab rumah ibadah sebesar Rp.255 juta melalui APBD Batola.

Anggaran tersebut, terbagi untuk 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Batola, karena 1 mesjid 1 kecamatan, sedangkan untuk pengusulannya melalui proposal terlebih dulu, atau melalui kecamatan masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabag Kesra Setda Batola H. Muzakir. S.sos, ketika ditemui Jurnalispost.online mengatakan Kriteria mesjid yang dapat bantuan dana hibah keagamaan dari Pemerintah daerah kabupaten Batola, tentang rehab rumah ibadah yaitu harus berbadan hukum atau berbentuk yayasan.

"Memang untuk rehab rumah ibadah skala kecil masih dari kabupaten penanganannya tapi kalu keperluan rehab rumah ibadah skala besar, biasanya kita arahkan ke Pemerintah provinsi,"ucapnya.


Muzakir, juga menambahkan untuk anggaran kita sangat minim, maka dari itu supaya semua terayomi walaupun anggarannya tidak seberapa, yaitu masing-masing kecamatan hanya mampu kita akumodir 1 mesjid, untuk rehab rumah ibadah dengan anggaran Rp15 juta dana hibah Pemkab Batola untuk keperluan rehap ringan rumah ibadah, untuk CSR dari pihak ketiga sebesar Rp10 juta.

"Biasanya dana Pemkab dengan CSR pihak ketiga berdampingan penyerahannya, sehingga mesjid yang mendapatkan bantuan sangat terbantu, walaupun tidak seberapa nilainya tetapi bisa dimanfaatkan untuk keperluan rehap rumah ibadah, skala kecil"jelasnya.

Selain pada rumah ibadah keagamaan, Kesra juga menangani kemasyarakatan umum, dan juga kesejahteraan tapi anggarannya juga minim, tetapi kita tetap berupa agar bisa terakomodir dan berjalan sesuai dengan tupoksi kita, pungkas Muzakir. (ris/jp)

Kamis, 30 April 2020

Pasien Positif Covid-19 Batola 34 Orang

MARABAHAN- Setelah dua hari tidak bertambah, pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) bertambah lagi 4 orang. Dari adanya penambahan ini, maka total pasien terkonfirmasi positif di Batola menjadi 34 orang.

Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Covid-19 Batola, Hj Azizah Sri Widari, Rabu (29/04/2020) pukul 09.05 Wita melaporkan, bahwa diketahui penambahan 4 pasien positif ini, setelah dilakukan pemeriksaan PCR (swab tenggorokan) terhadap 8 orang.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata diperoleh 4 orang positif dan 4 orang lainnya negatif,” katanya.

Wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, ke-4 pasien positif yang baru terdiri dari 3 laki-laki dan 1 wanita.

Dia juga menjelaskan 3 pasien laki-laki, masing-masing 2 berasal dari Kecamatan Mandastana dengan diberi kode Btl-31 berusia 42 tahun dan Btl-32 berusia 27 tahun, serta Btl-33 berusia 24 tahun berasal dari Kecamatan Alalak. Sedangkan pasien wanita berkode Btl-34 berusia 14 tahun berasal dari Kecamatan Barambai.

“Btl-31 dan Btl-32 pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan Btl-33 merupakan pasien yang melakukan kontak erat dengan Orang Tanpa Gejala (OTG). Saat ini ketiganya sedang diisolasi di lokasi karantina SKB Marabahan,” ungkap Azizah.

Sementara terhadap Btl-34 yang sedang melakukan isolasi di rumah, lanjut dia, merupakan pasien yang berkontak erat dari pasien positif Covid-19. "Semua pasien secepatnya akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz Marabahan,” jelasnya

Selain itu, dari laporan perkembangan keseluruhan pemantauan kasus Covid-19 Batola, hingga Rabu (29/04/2020) menyebutkan jumlah Orang Dalam Pemantuan (ODP) berjumlah 17 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 0, terkonfirmasi positif 34 (terdiri 28 dirawat, 4 baru, serta 2 sembuh), dan 86 Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Untuk 17 ODP masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 10 orang, Bantuil (Kecamatan Cerbon) 1, Anjir Pasar 1, Anjir Muara 1, Semangat Dalam (Kecamatan Alalak) 1, Jelapat (Kecamatan Tamban) 1, Tabunganen 2," tambahnya.

Sedangkan 86 OTG masing-masing dari Kecamatan Rantau Bedauh 7 orang, Mandastana 5, Wanaraya 19, Belawang 1, Anjir Pasar 2, Alalak 25, Tabunganen 9, dan Barambai 18, pungkasnya. (humpro-batola/jp).

Minggu, 26 April 2020

2 Pasien Covid-19 Batola Sembuh

MARABAHAN- Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Barito Kuala (Batola). Dua pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sempat menjalani isolasi perawatan di rumah sakit berhasil sembuh.

Kedua pasien tersebut masing-masing Btl-01 yang menjalani perawatan di RSUD Abdul Aziz Marabahan dan Btl-05 menjalani peratawan di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin. Kedua pasien yang sama-sama berasal dari Kecamatan Wanaraya itu kini telah dipulangkan ke rumah masing-masing, Sabtu (25/04/2020) sekitar pukul 14.30 Wita siang.

"Untuk pasien Btl-01 pemulangannya langsung dilepas Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Batola Hj Azizah Sri Widari dan Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan Fathurrahman. Sebelum diantar menggunakan ambulance, pasien laki-laki berusia 48 tahun beralamat Desa Roham Raya RT 009/RT 002 ini, terlebih dahulu diberikan surat keterangan sehat dari Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan,"jelasnya.

Kadiskes Batola Hj Azizah Sri Widari mengatakan, setelah pulang keduanya belum bisa langsung melakukan aktivitas terutama yang memerlukan interaksi. Namun harus melanjutkan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari untuk menjaga kesehatan.

Azizah yang juga Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Covid-19 Batola mengaku bahagia dan bersyukur atas kepulangan dua pasien positif tersebut. “Dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT, kami menyampaikan berita baik atas kesembuhan 2 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut,” ungkapnya.


Selain itu Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan Fathurrahman menambahkan, pasien Btl-01 sempat dirawat selama 15 hari. Dalam perawatan ternyata menunjukan kemajuan termasuk saat tes swap dua kali hasilnya negatif.

Dengan sembuhnya pasien Btl-01 ini, Fathurrahman berharap akan semakin memantapkan keyakinan dan kepercayaan para petugas kesehatan untuk bekerja lebih semangat. Agar pasien-pasien yang tengah dirawat bisa menyusul seperti pasien Btl-01.
Dengan pulangnya pasien Btl-01.

Fathurrahman mengatakan, sisa pasien positif yang masih dirawat di RSUD Abdul Aziz berjumlah 20 orang. Ia mengatakan, jumlah ini bertambah 7 orang menyusul akan dimasukannya 5 pasien positif yang ada di karantina SKB Marabahan dan pasien yang melakukan karantina mandiri di rumah, pungkasnya. (humpro-btl/jp)

Sabtu, 25 April 2020

Pemkab Batola Salurkan 20 Ribu Paket Sembako untuk Warga Miskin

MARABAHAN – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, membagikan 20 ribu paket sembako kepada warga miskin yang terkena dampak wabah virus Corona atau (Covid-19).

Bupati Batola Hj. Noormiliyani A.S, pembagian paket sembako ini terdiri dari dua jenis kelompok penerima.

"Tujuh belas ribu paket di luar PKH yang disiapkan untuk masyarakat miskin, dan yang terdampak berjumlah 3 ribu dibagi berdasarkan data Dinas Sosial sesuai data kecamatan dan desa," kata Hj. Noormiliyani saat konferensi pers di Aula Bahalap, kantor Bupati Batola, belum lama tadi.

Setiap paket sembako berisi beras 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan satu rak telur ayam. Bantuan ini diberikan selama tiga bulan berturut-turut, terhitung sejak April 2020, Ungkapnya.

Selain itu kepala dinas Sosial Kabupaten Batola. Fuad Syekh saat ditemui Jurnalispost.Online diruang kerjanya belum lama tadi,  mengatakan untuk pembagian sembako disiapkan sebanyak 20 ribu paket se-kabupaten Barito Kuala, yang tersebar di 17 kecamatan, dan semua desa.

Untuk 17 ribu keluarga yang sudah tercantum dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dari dinas sosial kabupaten Batola, sedangkan 3000 data dari desa yang orang terdampak dari covid-19 ini.

"Seperti tukang ojek, tukang klotok, tukang Beca, dan tukang warung yang sepi karena tidak memenuhi pendapat akibat dari dampak covid-19 tersebut," ucapnya.

Memang untuk data 3000 paket sembako di tangani dari Disperindag, sedangkan anggaran dari APBD Kabupaten Batola, kelompok penerima terdiri dari pedagang kecil, tukang becak, motoris kelotok, ojek online, dan buruh yang terdampak Covid-19.

"Asalkan punya KTP Batola. Jadi warga miskin yang di luar PKH merasa negara hadir di tengah kondisi yang memprihatinkan saat ini, untuk membantu meringankan beban warga masyarakat yang terdampak dari covid-19 ini," ucapnya.

Fuad juga menambahkan, untuk anggaran sebulannya kurang lebih 3,4 milyar untuk 17 ribu paket sembako, dengan nilai perpaketnya kurang lebih 200 ribu, sehingga untuk 3 bulan telah  disiapkan anggaran kurang lebih Rp 11 milyar.

"Progam bantuan sosial paket sembako kabupaten Batola dalam penanganan covid-19, untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19," jelasnya.

Dana 20 ribu paket sembako diambilkan dari realokasi perjalanan dinas, baik DPRD dan SKPD lingkup Pemkab Batola, pungkasnya. (ali/jp)

Rabu, 22 April 2020

Astaga, Pasien Positif Batola jadi 20 Orang

MARABAHAN- Setelah sehari tak mengalami penambahan, pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Barito Kuala (Batola) kembali melonjak.

Juru Bicara Gugus Tugas (Jubir Gustu) Batola Hj Azizah melaporkan, hingga pukul 16.00 wita Rabu (22/04/2020), pasien terkonfirmasi positif bertambah 5 orang. Dengan demikian jumlah pasien positif Covid-19 di Batola menjadi 20 orang.

“Dari pemeriksaan polymerase chain reaction/PCR (swab tenggorokan) terhadap 12 orang diperoleh hasil 5 orang positif dan 7 orang negatif,” katanya.

Azizah yang merupakan Kadis Kesehatan Batola itu merinci, 5 tambahan pasien positif Batola ini terdiri 3 laki-laki dan 2 wanita. Ke-3 pasien laki-laki memiliki riwayat pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulsel. Sedangkan 2 pasien wanita, satu akibat sering berkontak erat dengan ODP (Orang Dalam Pemantauan) Kluster Gowa dan satunya lagi sering kontak erat dengan pasien positif.


Untuk 3 pasien positif laki-laki, dan masing-masing diberi kode Btl-16 berusia 51 tahun berdomisili wilayah Kecamatan Wanaraya, Btl-17 berusia 66 tahun berdomisili Barambai, dan Btl-18 berusia 51 tahun asal Rantau Badauh. Sedangkan 2 pasien wanita berkode Btl-19 berusia 50 tahun asal Kecamatan Tamban dan Btl-20 berusia 58 tahun asal Wanaraya.

“Saat ini semua baik laki-laki maupun wanita sedang diisolasi di SKB Marabahan terkecuali pasien berkode Btl-18 yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Mereka secepatnya akan dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Marabahan,” ungkap Azizah.

Sementara itu, dari data keseluruhan kasus Covid-19 di Batola hingga Rabu (22/04/2020), terdiri dari ODP 37 orang masing-masing berasal dari Marabahan 2, Bantuil (Cerbon) 1, Rantau Badauh 1, Mandastana 5, Barambai 17, Wanaraya 2, Belawang 1, Anjir Pasar 2, Anjir Muara 1, Tamban 2, Semangat Dalam/Alalak 1, dan Jelapat 1.

"Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) terdiri dari Bantuil (Cerbon) 1, Rantau Badauh 4, Wanaraya 33, Belakangan 5, Jejangkit 1, Anjir Pasar 6 (baru 2 dan lama 4), Tamban 1, Alalak 10,  Jelapat (Tamban) 1, Tabunganen 8, dan Barambai 24,";jelasnya.

 Saat ini Pemkab Batola melalui Gustu Percepatan Penanggulangan terus bekerja keras melakukan penanganan dan langkah antisipasi terhadap penyebaran kasus Covid-19.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS juga telah mengadakan rapat pertemuan dengan Gugus Tugas Provinsi Kalsel guna membahas kemungkinan diberlakukannya pelaksanaan PSBB.

"Sehari sebelumnya, Wakil Bupati H Rahmadian Noor juga mengadakan rapat bersama tim Gustu Percepatan Penanggulangan Batola dan pihak lainnya terkait upaya penanganan Covid-19, termasuk menyangkut penanganan pasien ODP/OTG," jelasnya.

Ketersediaan sarana dan petugas hingga penambahan ruang isolasi.
Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan, H Fathurrahman mengutarakan, untuk mengantisipasi bertambahnya pasien positif, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi baru yang berasal dari ruangan pasien umum kelas I dan II dengan kapasitas 14 dan 10 orang, pungkasnya. (humpro/jp)

Selasa, 21 April 2020

Pasien Positif Covid-19 Batola Jadi 15 orang

MARABAHAN - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan kembali bertambah empat kasus Positif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Covid-19 Batola, Hj Azizah Sri Widari, Minggu, (19/4/2020) sekira pukul 09.00 Wita.

"Telah terjadi penambahan empat kasus positif Covid-19. Dengan ini total pasien yang positif Covid-19 di Batola sudah berjumlah 15 orang,” jelasnya.

Hj. Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menuturkan, penambahan empat pasien positif di Batola itu, diperoleh setelah adanya dilakukan pemeriksaan PCR (swab tenggorokan) terhadap delapan ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang diisolasi di SKB Marabahan.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, empat orang dinyatakan positif dan empat lainnya negatif Covid-19,” ucapnya.

Kadinkes Batola juga menjelaskan, keempat pasien positif Covid-19 yang baru itu, memiliki riwayat pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan. Semuanya laki-laki berasal dari Kecamatan Barambai.

"Keempat pasien itu, kini diberi kode masing-masing Btl-12 berusia 44 tahun, Btl-13 berusia 27 tahun, Btl-14 berusia 43 tahun, dan Btl-15 berusia 30 tahun, saat ini keempat pasien sedang diisolasi di SKB Marabahan," ungkapnya. 

Hj. Azizah, menambahkan keempat pasien positif baru itu tidak dirujuk ke RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, karena masih bergejala ringan dan bahkan ada yang tidak bergejala sakit.

"Untuk dirujuk ke RSUD Ansari Saleh, pasiennya harus bergejala sedang atau berat,” tagasnya.

Sementara itu, secara keseluruhan perkembangan kasus Covid-19 di Batola, hingga Minggu (19/04/2020), jumlah ODP 45 orang, PDP kosong, Orang Tanpa Gejala (OTG) 58 orang, baru 15 orang dan lama 43 orang, pungkasnya.(humpro-batola/jp).

Sabtu, 07 Maret 2020

Jalan Ray 17 Menuju Belandean Dianggarkan Rp 3 Milyar



MARABAHAN - Jalan Kabupaten 046 Ruas Jalan Beringin – Panca Karya, tepatnya Ray 17 perbatasan Desa Beringin dengan Desa Sungai Pitung dan Desa Belandean di keluhkan warga, karena selain jalannya rusak, ada juga beberapa jembatan yang rusak atau tidak layak lagi karena sudah di makan usia.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga Belandean Dalam Rt.09 Elly (36) tahun, mengatakan sangat prihatin terhadap kondisi Jalan Kabupaten tersebut, karena jalannya banyak yang berlubang dan rumbih, sehingga bahu jalan aspal yang ada banyak yang rusak dan membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Batola H. Rahmadian Noor ketika di hubungi Jurnalis Post lewat pesan WA nya, mengatakan Jalan dan jembatan tersebut, sudah di anggarkan kurang lebih Rp 3 milyar, yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tahun 2020 ini.

“Rencananya Awal Januari mulai di lelang dan di kerjakan, karena dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sendiri ada aturan dalam penggunaan anggarannya,”ucapnya.  Selain itu sambung Rahmadi panggilan akrabnya, terkait dengan data teknisnya silahkan konfirmasi ke Dinas teknis yaitu PUPR Kabupaten Barito Kuala, ungkapnya.

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Kuala Saberi Thanoor melalui Kabig Bina Marga Edy Supriadi Efendy, menjelaskan untuk anggaran pembangunan runag jalan Beringin – Panca Karya kurang lebih Rp 3 milyar, sedangkan untuk panjang masih kita hitung karena mensesuaikan dengan siring berapa, penimbunan berapa dan jembatan berapa, baru kita tahu panjangnya berapa yang akan di kerjakan sesuai dengan anggaran yang ada.

Masih menurut Edy, ruas jalan yang ada tersebut, harus di siring dulu kiri dan kanan, baru penimbunan agar ruas jalannya bisa lebar, tapi itu kembali kepada masyarakatnya apakah setuju untuk di siring dan dilakukan pelebaran, karena kalu masyarakat ngotot minta ganti rugi dan tidak mau di siring, terpaksa akan kita pindahkan ke panjang jalannya, karena untuk anggaran ganti rugi memang kita tidak ada anggarannya.

“Untuk jembatan akan kita lebari sesuai dengan kondisi jalan yang akan di bangun, memang untuk standar minimal jalan kabupaten lebarnya 5 meter, atau 6 meter di luar bahu jalan dan siring, semua itu juga kembali dengan dukungan dari masyarakatnya yang menghibahkan tanahnya untuk keperluan jalan umum,”jelas Edy.
   
Selain itu Sabdi selaku LPM Desa Belandean Dalam, berinisiatif bersama dengan warga lainnya bapintaan sukarela untuk membeli Bikrus menutupi lubang-lubang jalan yang dianggap patal dan membahayakan bagi pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut.

Karena menurut Sabdi, kalu menunggu proyek Pemerintah Kabupaten mengerjakan jalan tersebut, sedangkan masih proses lelang, maka kondisi jalan tersebut, akan lebih patal sehingga membahayakan bagi pengguna jalan yang melintasinya.

“Maka dari itu, dia pun berinisiatif bersama dengan warga lainya melakukan gotong royong guna menutupi lubang-lubang yang dianggap patal dan rawan bahaya, sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kami juga berterima kasih kepada pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang pada tahun 2020 ini, telah menganggarkan jalan yang merupakan urat nadi kami yang selama ini, kami lewat semoga cepat di kerjakan,”Pungkas Sabdi.(her/ali/jp)

Senin, 02 Maret 2020

Rest Area Beringin Di Padati Jemaah Haul Guru Sekumpul



ALALAK – Dalam rangka menyambut haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang ke-15. Maka Rest Area Beringin yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Halaman Langgar Nurul Arafah RT. 17 Desa Beringin Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

“Ikut berpartisipasi menyiapkan tempat istirahat, tempat sholat, tambal ban dan tambah angin, serta makanan dan minuman gratis untuk para jemaah yang bepergian menuju ke Martapura menghadiri haul guru sekumpul ke15,”ungkapnya.

Antusias warga Desa Beringin luar biasa semangatnya, hal tersebut terlihat ketika dilaksanakanya kegiatan Rest Area dalam rangka menyambut haul Abah guru sekumpul ke-15, yang dimulai dari jumat 28 februari sampai senin 02 maret, ucap H. Chairul bahri yang selaku bendahara panitia Rest Area Beringin haul guru sekumpul.

“Untuk bahan konsumsi, makan dan minum di Rest Area ini, merupakan sumbangan dan partisipasi dari warga yang tersentuh hatinya untuk menyisihkan sebagaian rejekinya dalam menyiapkan makan dan minum gratis bagi jemaah haul guru sekumpul,”jelasnya.

H Arus panggilan akrabnya menambahkan, memang pelaksanaan kegiatan Rest Area ini termasuk yang pertama kali kita laksanakan, dari beberapa kali pertemuan dengan warga sehingga terbentuk lah ke panitian dalam rangka haul guru sekumpul, yang mana rencananya untuk anggarannya patungan atau urun rombok dari panitia dan donator lain yang tidak mengikat nilainya. 

“Namun dia pun tidak menyangka dengan antusias dari warga dan partisipasi bantuan lain yang datang selalu mengalir dalam menunjang kegiatan Rest Area yang menyediakan makanan dan minuman secara gratis buat pecinta haul guru sekumpul, mudah-mudahan kita selalu di berkahi dan di berikan kemudahan dalam setiap hal,” tambah H Arul. 

 Selain itu Kepala Desa Beringin Kecamatan Alalak. Yamani mengatakan kegiatan Rest Area ini, bertujuan untuk membantu para jamaan pecinta haul guru sekumpul ke-15, karena mereka yang perjalanan jauh bisa mampir untuk istirahat sambil menikmati hidangan yang sudah di siapkan, maka kami bersama warga dan pihak relawan, telah menyiapkan tempat istirahat, tempat sholat, serta makanan dan minum secara gratis.

Yamani juga menambahkan, melihat kekompakan dan kebersamaan warganya yang ikut andil dalam membantu terlaksanannya pelayanan di Rest Area buat jamaan pecinta haul guru sekumpul ini, mereka pun dengan sukarela membantu semua kegiatan untuk orang-orang yang ingin menghadiri haul guru sekumpul.

“Memang untuk Kegiatan Rest Area ini, termasuk yang pertama kali melaksanakan, mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan lancar, dan berkah bagi kita semua, sehingga kegiatan sosial seperti ini, sangat bagus dilaksanakan selain menjalin silaturahmi dan juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan ke gontong royongan, ”pungkas Yamani.(heru/jp)
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes